Ingin Jadi Saksi Sejarah PON, Warga Kampung Belekok Rela Bersih-bersih GBLA Tanpa Dibayar

BANDUNG – Gaung Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat semakin terasa seiring semakin dekatnya pelaksanaan even olahraga terbesar di Indonesia itu.

Pembukaan PON di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), di Gedebage, Kota Bandung pun hanya menyisakan waktu kurang dari dua pekan lagi, atau tepatnya 17 September nanti.

PON menjadi momentum yang ditunggu banyak orang, bukan hanya kalangan olahragawan, namun juga masyarakat biasa. Mereka sepertinya ingin menjadi saksi sejarah PON Jabar, tak terkecuali bagi warga Kampung Belekok.

Lokasi kampung yang berdekatan dengan Stadion GBLA, membuat warganya berharap sekali dilibatkan dalam PON, terutama saat upacara pembukaan nanti. Mereka pun rela hanya menjadi petugas kebersihan stadion tanpa imbalan apa pun, asalkan dilibatkan dalam PON.

“Ini kan even nasional, semua orang pasti melihat PON, kami berharap bisa dilibatkan. Kami rela hanya jadi petugas kebersihan stadion dan tak perlu dibayar, asalkan kami diikursertakan dalam PON ini,” tutur Neng Siti, istri Ketua RW 02, Kampung Belekok, Kelurahan Cisaranten Kidul, Kecamatan Gedebage, saat bekerja bakti membersihkan Stadion GBLA, Minggu (4/9) lalu.

Neng Siti pun mengaku bangga upacara pembukaan PON digelar di Stadion GBLA, yang notabene sangat dekat dengan kampungnya. Oleh karenanya, dia bersama ibu-ibu Kampung Belekok yang tergabung dalam kelompok Sabsih (Sabtu bersih) menyatakan siap mendukung dan menyukseskan PON.

“Jadi, tidak hanya bersih-bersih, kami bersama warga lainnya pun siap menjaga keamanan dan ketertiban demi suksesnya PON,” tegas Neng Siti.

Neng Siti menuturkan, warga Kampung Belekok sangat senang ketika Camat Gedebage menyampaikan ajakan untuk membersihkan Stadion GBLA dan berharap akan terus dilibatkan hingga pelaksanaan PON selesai.

“Dua minggu terakhir ini, kami bekerja bakti membersihkan stadion. Sekitar 30 orang ibu-ibu dari PKK hingga warga biasa ikut serta bekerja bakti. Mereka senang dan sama sekali tidak mengharapkan imbalan,” katanya.

Senada dengan istrinya, Ketua RW 2 Kampung Belekok, Kelurahan Cisaranten Kidul, Kecamatan Gedebage, Ujang Safaat pun mengaku bersyukur warganya selalu dilibatkan.

“Harapannya, kami akan terus dilibatkan selama PON digelar,” ungkap Ujang.

Menurut Ujang, warga Kampung Belekok sangat antusias menyambut PON dan siap mendukung demi suksesnya PON.

“Tadi malam saja, warga stand by menjaga keamanan sekitar stadion. Kami bangga bisa dilibatkan, meskipun tanpa diberi imbalan dan hanya jadi petugas kebersihan atau keamanan,” tegas Ujang.