Jelang Natal dan Tahun Baru, PD Kebersihan Kota Bandung Siapkan Timsus

BANDUNG – Perusahaan Daerah (PD) Kebersihan Kota Bandung menyiapkan tim khusus (timsus) guna mengantisipasi lonjakan volume sampah menjelang dan saat perayaan Natal dan Tahun Baru 2017.

Timsus tersebut akan melakukan pemantauan dan bertugas 24 jam penuh secara bergantian di lokasi-lokasi yang dinilai rawan penumpukan sampah. Seperti diketahui, peningkatan volume sampah kerap terjadi menjelang dan saat perayaan Natal dan Tahun Baru.

Direktur Utama (Dirut) PD Kebersihan Deni Nurdyana Hadimin mengakui, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, penumpukan sampah memang kerap terjadi saat momentum Natal dan Tahun Baru. Oleh karenanya, dua momentum tersebut selalu menjadi perhatian pihaknya.

Deni menyebutkan, sejumlah titik rawan penumpukan sampah tersebar di sejumlah lokasi keramaian, seperti Alun-alun Bandung, kawasan Jalan Asia-Afrika, Jalan Setiabudi, Jalan R E Martadinata, Kebun Binatang Bandung, hingga wilayah Ujung Berung.

Tidak seperti beberapa tahun ke belakang dimana tumpukan sampah kerap terjadi di Alun-alun Bandung, kini wilayah Ujung Berung dan sejumlah titik lain pun rawan penumpukan sampah. Pasalnya, kata Deni, titik keramaian kini tidak hanya terpusat di Alun-alun Bandung.

Pihaknya berharap, suasana libur Natal dan momentum perayaan akhir tahun tak lantas membuat warga lupa menjaga kebersihan. Terlebih, belum lama ini Kota Bandung pun meraih penghargaan Adipura dan menyandang predikat Kota Terbersih.

“Titik-titik yang dinilai rawan sampah ya di pusat keramaian tadi. Terlebih, dengan berbagai momen di akhir tahun. Untuk mengantisipasi hal tersebut, kami membentuk tim khusus,” ungkap Deni di Bandung.

Tak hanya saat menjelang dan perayaan Natal serta Tahun baru, Deni menyebutkan, dalam libur panjang beberapa waktu lalu juga, volume sampah di Kota Bandung meningkat hingga 20% dibandingkan hari biasanya. Karenanya, pembentukan timsus tersebut diharapkan dapat meminimalisasi tumpukan sampah.

Bahkan, lanjut Deni, untuk memaksimalkan pelayanan, timsus tersebut akan memantau kondisi sampah hingga 24 jam penuh secara bergantian.

“Bila perlu, nantinya petugas kami akan mengingatkan masyarakat di tempat keramaian melalui speaker, agar mereka peduli dan menjaga kebersihan lingkungan dari sampah,” terang Deni.

Menurut Deni, puncak peningkatan volume sampah biasanya terjadi pada Sabtu dan Minggu. Karenanya, untuk mengantisipasi agar sampah tak tercecer, petugas PD Kebersihan di lapangan akan mengelilingi sejumlah titik rawan penumpukan sampah.

Bahkan, untuk memberikan efek jera, petugas PD Kebersihan pun takkan segan-segan memotret dan menegur masyarakat yang kedapatan membuang sampah sembarangan.

“Kami mengimbau masyarakat agar menjaga kebersihan di Kota Bandung karena ini kewajiban semua pihak,” pungkasnya.